17.AGU.2018 10 MNT DIBACA | 10 MNT DIBACA

Dr. Lim Choon Pin, ahli jantung di Mount Elizabeth Novena Hospital, membawa kita menelusuri daftar penyakit dan kondisi jantung umum yang menyerang pasien di Singapura.

Karena Hari Jantung Sedunia hampir tiba, kami menjelaskan beberapa istilah umum namun sering membingungkan terkait penyakit kardiovaskular agar Anda lebih paham tentang istilah tersebut.

As we approach World Heart Day, we explain some common but often confusing terms connected to cardiovascular disease so you stay in the know.

Berbicaralah dengan dokter spesialis jika Anda khawatir tentang kesehatan jantung Anda.

Penyakit jantung koroner

Penyakit jantung koroner
Penyakit jantung koroner (PJK), yaitu istilah yang sering digunakan secara bergantian dengan penyakit arteri koroner (PAK), terjadi ketika pembuluh darah yang memasok darah, oksigen, dan zat gizi ke jantung (arteri koroner), rusak atau terkena penyakit.

Setelah dinding bagian dalam arteri rusak, timbunan lemak (plak) yang terbuat dari kolesterol dan produk buangan dari sel lainnya cenderung terakumulasi di lokasi yang rusak tersebut. Proses ini juga dikenal sebagai aterosklerosis. Hal ini menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan penurunan pasokan darah ke bagian jantung yang dituju. Jika permukaan plak pecah atau ruptur, sel darah (trombosit) akan berkumpul di lokasi tersebut untuk mencoba memperbaiki arteri. Gumpalan trombosit ini kadang dapat menyumbat arteri secara kritis, yang menyebabkan serangan jantung.

Risiko PJK meningkat seiring bertambahnya usia, jika Anda adalah pria, wanita pascamenopause, atau jika keluarga Anda memiliki riwayat penyakit tersebut. Kebiasaan gaya hidup seperti merokok atau tidak aktif secara fisik juga merupakan faktor risiko. Namun ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah dan mengobati penyakit jantung koroner. Gaya hidup yang sehat dapat berdampak besar.

Kunjungi dokter jika Anda mengalami sesak napas ketika beraktivitas fisik atau dada Anda terasa sesak atau tertekan. Rasa nyeri ini, yang dikenal sebagai angina, biasanya terjadi di bagian tengah atau kiri dada dan sering dipicu oleh stres fisik atau emosional. Rasa nyeri ini mungkin terasa pada leher atau lengan. Pada wanita, lansia, atau penderita diabetes, gejala ini mungkin tidak begitu umum dan mungkin terlihat pada dada bagian kanan atau punggung. Kadang mungkin hanya terjadi sesak napas ringan atau hanya terdeteksi setelah melakukan tes jantung.

Ahli jantung Anda dapat membuka penyumbatan arteri melalui prosedur invasif minimal yang disebut angioplasti koroner transluminal perkutan (percutaneous transluminal coronary angioplasty/PTCA). Dokter akan memasukkan kateter ke dalam arteri di pergelangan tangan atau pangkal paha Anda dan memandu kateter melalui pembuluh darah hingga mencapai arteri koroner tempat pewarna dilepaskan. Dengan menggunakan rontgen, dokter dapat melihat tempat terjadinya penyumbatan dan memasukkan perangkat balon, yang dipompa selama beberapa detik untuk menekan sumbatan. Prosedur ini diulang untuk setiap penyumbatan yang ditemukan. Stent dapat dimasukkan untuk menjaga agar pembuluh darah tetap terbuka.

Operasi umum yang dilakukan untuk mengobati PJK adalah operasi bypass jantung (coronary artery bypass graft/CABG), yang disarankan untuk kelompok pasien terpilih dengan penyempitan dan penyumbatan signifikan pada arteri jantung yang tidak dapat diatasi dengan PTCA. Prosedur ini membuat rute baru di sekitar arteri yang menyempit dan tersumbat, yang memungkinkan aliran darah untuk menghantarkan oksigen dan zat gizi ke otot jantung.

Serangan jantung vs gagal jantung

Serangan jantung vs gagal jantung
Gagal jantung ditandai dengan ketidakmampuan jantung untuk memompa pasokan darah yang memadai ke tubuh dan mempertahankan fungsi tubuh. Gagal jantung adalah kondisi atau kumpulan gejala yang bermanifestasi sebagai akibat dari jantung yang lemah atau ‘kaku’.

Serangan jantung, juga disebut infark miokard, adalah salah satu penyebab gagal jantung. Selama serangan jantung, suplai darah yang biasanya menutrisi jantung dengan oksigen tiba-tiba terpotong dan otot jantung mulai mati, sehingga melemahkan jantung. Durasi waktu yang diperlukan sebelum menerima pengobatan dan area kerusakan akan menentukan efek jangka panjang dari serangan jantung. Serangan jantung juga dapat memengaruhi katup jantung dan menyebabkan kebocoran.

Tanda-tanda peringatan meliputi:

  • nyeri dada
  • nyeri lengan atau rahang kiri
  • keringat dingin
  • mual
  • kelelahan
  • kesulitan bernapas

Salah satu penyebab serangan jantung paling umum adalah PJK. Ketika plak kolesterol pecah, gumpalan trombosit yang muncul dapat mengakibatkan penyempitan pembuluh darah yang mendadak dan kritis, dan menyebabkan serangan jantung. Penyebab lain yang kurang umum dari serangan jantung meliputi gumpalan darah, pembuluh darah yang robek, atau penyempitan (spasme) pembuluh darah.

Meskipun serangan jantung terjadi mendadak, gagal jantung dapat berupa kondisi akut (jangka pendek) yang bisa Anda pulihkan, atau kondisi kronis (berkelanjutan). Pada gagal jantung kronis, gejala sering bersifat progresif dan dapat dikaitkan dengan episode memburuknya kondisi yang kadang terjadi mendadak (dekompensasi akut). Sebagian besar kasus gagal jantung bersifat kronis.

Gagal jantung adalah kondisi medis serius yang memerlukan pengobatan tepat waktu untuk mengontrol gejala Anda, meningkatkan peluang pemulihan jangka panjang, dan mengurangi komplikasi. Hubungi dokter jika Anda mengalami salah satu dari gejala ini:

  • kelelahan berlebihan
  • penambahan berat badan yang tiba-tiba
  • kehilangan nafsu makan
  • batuk yang terus-menerus
  • denyut tidak teratur
  • palpitasi jantung
  • pembengkakan pada perut
  • sesak napas
  • pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki
  • pembuluh darah vena leher yang menonjol

Gagal jantung paling sering dihubungkan dengan penyakit lain. Penyebab serangan jantung paling umum adalah PJK. Kondisi yang dapat meningkatkan risiko Anda untuk mengalami gagal jantung meliputi cacat jantung bawaan, serangan jantung (seperti yang disebutkan di atas), irama jantung yang tidak teratur, tekanan darah tinggi, berbagai penyakit seperti anemia, hipotiroid, hipertiroid, dan emfisema, serta pengobatan dan penyalahgunaan obat dan alkohol.

Gagal jantung dapat terjadi pada siapa saja. Anda sebaiknya melakukan tindakan pencegahan seumur hidup agar tetap sehat. Namun, Anda berisiko lebih tinggi jika Anda berjenis kelamin pria, mengalami kelebihan berat badan, dan jika Anda merokok, mengonsumsi makanan yang tinggi lemak atau kolesterol, atau memiliki gaya hidup yang tidak aktif.

Hubungi dokter jika Anda memiliki gejala baru tanpa alasan jelas yang mungkin mengindikasikan masalah dengan jantung Anda. Pengobatan dini adalah kunci pencegahan kasus gagal jantung yang paling serius.

Henti jantung

Henti jantung
Henti jantung terjadi secara mendadak dan sering tanpa peringatan. Kondisi ini terjadi ketika ‘sistem listrik’ jantung gagal berfungsi dan menghentikan aliran darah dari jantung. Kasus paling umum dari henti jantung adalah fibrilasi ventrikular — yang menyebabkan jantung berdetak dengan irama yang cepat dan tidak teratur.

Ketika jantung tidak dapat memompa darah ke organ tubuh, orang kehilangan kesadaran dan tidak memiliki denyut nadi. Beberapa menit setelahnya, korban dapat meninggal jika tidak menerima pengobatan.

Gejala muncul secara tiba-tiba, dan meliputi:

  • terjatuh tiba-tiba
  • tidak bernapas
  • kehilangan denyut nadi
  • kehilangan kesadaran

Hubungi layanan ambulans darurat jika Anda menyaksikan siapa saja yang mengalami henti jantung. Lakukan resusitasi jantung paru (cardiopulmonary resuscitation/CPR) segera jika Anda terlatih untuk melakukannya.

Penyakit jantung hipertensif

Tekanan darah tinggi
Penyakit jantung hipertensif mengacu pada masalah jantung yang terjadi karena tekanan darah tinggi dalam waktu lama. Tekanan di dalam pembuluh darah terlalu tinggi, dan sebagai akibatnya, jantung harus memompa lebih keras. Seiring waktu, hal ini menyebabkan otot jantung menebal. Kadang otot jantung dapat menjadi sangat tebal hingga tidak mendapatkan oksigen yang cukup. Tekanan darah tinggi juga mengakibatkan penebalan dinding pembuluh darah. Ketika dikombinasikan dengan penumpukan kolesterol dalam pembuluh darah, risiko serangan jantung dan stroke meningkat.

Diagnosis tekanan darah tinggi secara dini dapat membantu mencegah penyakit jantung, stroke, masalah mata, dan penyakit ginjal kronis. Jika tekanan darah Anda tinggi, Anda perlu menurunkannya dan menjaganya agar tetap terkontrol. Lakukan pemeriksaan tekanan darah setiap tahun atau sesering yang disarankan oleh dokter Anda.

Penyakit jantung bawaan

Penyakit jantung bawaan, atau cacat jantung bawaan, adalah ketidaknormalan jantung yang ada sejak lahir, ketika jantung tidak memompa darah seefisien yang seharusnya. Cacat ini dapat memengaruhi dinding, katup, atau pembuluh darah jantung. Kondisi ini dapat berkisar mulai dari kondisi sederhana yang tidak menyebabkan gejala hingga masalah kompleks yang menyebabkan gejala parah yang mengancam jiwa.

Penyakit jantung bawaan dapat disebabkan oleh faktor keturunan atau oleh masalah kesehatan ibu selama kehamilan, yaitu akibat meminum obat resep tertentu selama kehamilan, mengonsumsi alkohol atau obat terlarang selama kehamilan, atau terinfeksi virus selama trimester pertama kehamilan.

Kondisi ini biasanya terdeteksi setelah kelahiran, namun kondisi ini mungkin tidak didiagnosis hingga dewasa dalam beberapa kasus. Setelah terdiagnosis, penting untuk terus mengunjungi dokter untuk perawatan lanjutan. Hal ini dapat membantu Anda mempertahankan hidup yang aktif dan produktif, serta mengurangi risiko komplikasi serius, seperti infeksi jantung, gagal jantung, dan stroke.

Nyeri dada

Nyeri dada
Meskipun nyeri dada sering dikaitkan dengan penyakit jantung, banyak orang dengan penyakit jantung berkata bahwa mereka mengalami sedikit ketidaknyamanan yang tidak selalu dianggap sebagai nyeri. Secara umum, ketidaknyamanan pada dada digambarkan sebagai satu atau beberapa hal berikut, dan Anda sebaiknya mencari bantuan medis jika Anda mengalaminya:

  • tekanan, rasa penuh, terbakar, atau sesak pada dada
  • nyeri yang meremas atau membakar yang menjalar hingga punggung, leher, rahang, bahu, dan satu atau kedua lengan
  • rasa nyeri yang berlangsung selama lebih dari beberapa menit, memburuk jika beraktivitas, muncul dan menghilang, atau intensitasnya bervariasi
  • sesak napas
  • keringat dingin
  • pusing atau lemah
  • mual atau muntah

Nyeri dada yang terjadi mendadak, parah, dan terus-menerus mungkin disebabkan oleh serangan jantung. Nyeri dada ringan yang terjadi ketika beraktivitas fisik dan hilang dengan beristirahat mungkin disebabkan oleh penumpukan plak kolesterol secara bertahap seiring waktu. Yang terakhir juga dikenal sebagai ’angina stabil’.

Kunjungi bagian gawat darurat jika nyeri dada tidak menghilang dalam waktu 5 menit atau jika intensitasnya parah dan dikaitkan dengan pusing atau kehilangan kesadaran.

Nyeri dada kadang dapat disebabkan oleh penyakit lainnya daripada oleh penyakit jantung. Kondisi seperti penyakit refluks asam lambung (gastroesophageal reflux disease/GERD), penyakit tukak lambung, nyeri muskuloskeletal, dan kondisi paru tertentu juga dapat mengakibatkan gejala nyeri dada. Berkonsultasi dengan dokter itu penting untuk mengevaluasi penyebab paling mungkin dari nyeri dada Anda.

Aritmia (Denyut jantung tidak teratur)

Aritmia jantung
Masalah irama jantung (aritmia jantung) terjadi ketika denyut listrik yang mengatur denyut jantung Anda tidak berfungsi dengan baik dan menyebabkan jantung berdenyut terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur. Gejala ini mungkin terasa seperti jantung yang berdebar atau berpacu dan mungkin tidakberbahaya. Sebagian besar aritmia dapat diobati dengan pemberian obat-obatan. Namun, beberapa aritmia jantung dapat menyebabkan gejala yang mengancam nyawa.

Untuk mengatur denyut jantung Anda, dokter mungkin merekomendasikan untuk memasang alat pacu jantung, yaitu perangkat kecil yang ditempatkan di bawah kulit dada, untuk membantu mengontrol denyut jantung Anda.

Murmur jantung

Murmur jantung
Murmur (bising) jantung adalah suara yang terdengar akibat aliran darah turbulen dalam jantung. Meskipun sebagian besar murmur jantung bersifat fungsional dan tidak perlu dikhawatirkan, murmur jantung dapat disebabkan oleh penyakit katup jantung (valvular) atau penyakit jantung bawaan. Aliran darah turbulen yang melewati katup rusaklah yang menyebabkan suara tidak normal. Peningkatan aliran darah melintasi katup, seperti dalam kasus anemia dan hipertiroid, juga dapat menyebabkan murmur jantung, seperti halnya lubang pada dinding jantung.

Pemeriksaan fisik rutin penting untuk mendeteksi suara jantung yang tidak normal. Jika murmur terdengar, evaluasi lebih lanjut akan diperlukan untuk menentukan alasan terjadinya murmur, apakah pengobatan medis diperlukan, katup mana yang terlibat, dan keparahan masalah.

Penyakit serebrovaskular

Penyakit serebrovaskular
Penyakit serebrovaskular mengacu pada sekelompok kondisi yang memengaruhi pembuluh darah dan pasokan darah menuju otak dan dapat menyebabkan stroke atau perdarahan otak. Jika penyumbatan, perubahan bentuk yang tidak normal (malformasi), atau perdarahan menghalangi sel otak mendapatkan cukup oksigen, kerusakan otak dapat terjadi.

Tanda dan gejala penyakit serebrovaskular atau serangan serebrovaskular tergantung pada tempat terjadinya penyumbatan atau kerusakan, dan seberapa banyak jaringan serebral yang terpengaruh. Perbedaan bagian otak yang dipengaruhi dapat menyebabkan gejala atau defisit yang berbeda. Tanda dan gejala umum meliputi:

  • sakit kepala yang parah dan tiba-tiba
  • paralisis pada satu sisi tubuh (hemiplegia)
  • kelemahan pada satu sisi tubuh (hemiparesis)
  • mati rasa pada satu sisi tubuh
  • terkulai pada satu sisi wajah
  • kebingungan
  • kesulitan berkomunikasi, termasuk berbicara dengan tidak jelas
  • kehilangan setengah penglihatan
  • kehilangan keseimbangan
  • kehilangan kesadaran

Individu dengan aritmia jantung sebaiknya bertanya kepada dokter apakah mereka seharusnya meminum obat pengencer darah untuk mencegah stroke. Stroke dan kejadian serebrovaskular lainnya dapat menjadi fatal, namun dengan perhatian medis yang cepat, pemulihan penuh atau sebagian adalah hal yang mungkin. Jika Anda memiliki penyakit serebrovaskular, Anda sebaiknya mengikuti tips gaya hidup sehat dan perintah dokter untuk menurunkan peluang terjadinya serangan.

Menjaga kesehatan pembuluh darah Anda

Anda dapat menurunkan risiko serangan jantung dan stroke dengan mengikuti tips gaya hidup sehat berikut:

  • Berhenti merokok
  • Mengontrol tekanan darah dan kadar kolesterol
  • Menurunkan risiko terjadinya diabetes
  • Mempertahankan berat badan yang sehat
  • Mengelola stres
  • Mengikuti pola makan yang sehat
  • Rutin berolahraga

Melakukan pemeriksaan jantung rutin juga adalah cara yang efektif untuk mengidentifikasi risiko jantung tersembunyi secara dini. Untuk melakukan pemeriksaan, buatlah janji dengan dokter spesialis.

 

Artikel ditinjau oleh Dr Lim Choon Pin, ahli jantung di Mount Elizabeth Novena Hospital

Referensi

Singapore Heart Foundation (n.d.). Retrieved August 5, 2018, from http://www.myheart.org.sg/article/about-the-heart-and-heart-disease/statistics/singapore/75

Kinman, T. Heart Attack. February 14, 2018. Retrieved August 5, 2018, from https://www.healthline.com/health/heart-attack#prevention

Moore, K. & Roth, E. Heart Failure. December 20, 2017. Retrieved August 5, 2018, from https://www.healthline.com/health/heart-failure

Coronary Artery Disease - Coronary Heart Disease. (n.d.). Retrieved August 5, 2018, from https://www.heart.org/en/health-topics/consumer-healthcare/what-is-cardiovascular-disease/coronary-artery-disease

Nordqvist, C. Coronary heart disease: What you need to know. January 19, 2018. Retrieved August 5, 2018, from https://www.medicalnewstoday.com/articles/184130.php

Kulick, D.L.MD, FACC, FSCAI. Coronary Artery Bypass Graft Surgery (CABG) Retrieved August 5, 2018, from https://www.medicinenet.com/coronary_artery_bypass_graft/article.htm#how_does_coronary_artery_disease_develop

Mayo Clinic. Coronary artery disease. (n.d.). Retrieved August 5, 2018, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/coronary-artery-disease/symptoms-causes/syc-20350613

Percutaneous transluminal coronary angioplasty (PTCA). (n.d.). Retrieved August 5, 2018, from https://medlineplus.gov/ency/anatomyvideos/000096.htm

Hypertensive heart disease. (n.d.). Retrieved August 5, 2018, from https://medlineplus.gov/ency/article/000163.htm

Story, C. Congenital Heart Disease. February 22, 2016. Retrieved August 5, 2018, from https://www.healthline.com/health/congenital-heart-disease

Mayo Clinic. Chest pain. (n.d.). Retrieved August 5, 2018, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/chest-pain/symptoms-causes/syc-20370838

Mayo Clinic. Heart arrhythmia. (n.d.). Retrieved August 5, 2018, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heart-arrhythmia/symptoms-causes/syc-20350668

Cleveland Clinic. Heart murmur. (n.d.). Retrieved August 5, 2018, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17083-heart-murmur

Kraft, S. What you need to know about cerebrovascular disease. December 22, 2017. Retrieved August 5, 2018, from https://www.medicalnewstoday.com/articles/184601.php

17.AGU.2018
img
Lim Choon Pin
Ahli Kardiologi
Mount Elizabeth Hospital

Dr. Lim Choon Pin adalah seorang ahli kardiologi yang berpraktik di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura.